14 Contoh Empati dalam Kehidupan Sehari Hari dan Interaksi Sosial

14 Contoh Empati dalam Kehidupan Sehari Hari dan Interaksi Sosial

Kali ini akan dibahas tentang daftar 14 contoh empati dalam kehidupan sehari hari dan interaksi sosial di masyarakat. Pengertian Empati adalah proses kejiwaan seseorang individu larut dalam perasaan orang lain baik suka maupun duka, dan seolah-olah merasakan atupun mengalami apa yang dirasakan atu dialami oleh orang tersebut, merasa simpatik dan mencoba menyelesaikan masalah, dan mengambil perspektif orang lain.

Contoh Empati dalam Kehidupan Sehari Hari dan Interaksi Sosial

Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, empati adalah suatu kondisi mental seseorang dimana seseorang tersebut bisa merasakan atau mengidentifikasi dirinya dalam keadaan emosional, perasaan dan juga pemikiran yang serupa dengan orang atau kelompok lain.

Empati merupakan kelanjutan dari sikap simpati, yaitu perbuatan nyata untuk mewujudkan rasa simpatinya itu. Kedua kata ini juga sama-sama menggambarkan situasi sedih dan berkabung dari kita untuk ditujukan kepada orang lain yang mengalami musibah atau tragedi. Meskipun memiliki kesamaan dalam hal istilah ataupun termasuk dari interaksi sosial, tetap ada perbedaan yang utama.

Simpati sendiri misalnya lebih menggambarkan perasaan belas kasihan dan rasa kasihan dari kita untuk ditujukan kepada keadaan orang lain, sementara empati memungkinkan bagi kita untuk menempatkan diri pada posisi orang-orang yang menderita dan berbagi secara langsung dalam kesedihan mereka.

Dalam interaksi sosial dan kehidupan sehari hari, banyak sekali contoh contoh perilaku empati dalam komunikasi antar terhadap sesama yang bisa kita lihat. Contoh sikap empati ini mudah ditemukan dalam lingkungan keluarga, ientaraksi antar sahabat dan lingkungan masyarakat secara umum misalnya antar tetangga.

Nah, utnuk lebih jelasnya simak berikut ini macam macam contoh empati dalam interaksi sosial dan kehidupan sehari hari terhadap sesama/orang lain.

Contoh Empati

  • Ketika teman dedang sedih karena hal tertentu, maka kita datang dan berusaha untuk menghiburnya.
  • Membantu dan ikut menyelesaikan masalah teman jika membutuhkan (bukan dalam konteks buruk).
  • Ketika mendengar adanya berita duka dari salah satu teman kita yang saudaranya meninggal dunia, maka kita akan menyampaikan rasa bela sungkawa kita sekaligus melayat ke rumah duka.
  • Ketika ada teman yang sedang sakit, maka kita akan datang menjenguknya dan membawakan apa yang ia butuhkan.
  • Ketika ada tetangga kita yang sedang sakit dan terbaring lemah, maka kita akan membantu merawatnya karena ikut merasakan penderitaannya dan merasa iba.
  • Ketika kita melihat dan mendengar ada saudara-saudara kita yang berada di luar daerah tempat kita tinggal mengalami musibah seperti bencana alam. Maka masyarakat datang berbondong-bondong untuk memberikan bantuan baik yang bersifat materi maupun non materi seperti tenaga dan juga doa. Masyarakat juga ikut merasakan apa yang sedang dirasakan oleh saudara-saudara mereka yang tertimpa musibah, seperti kehilangan harta benda, kehilangan sanak saudara dan lain sebagainya.
  • Ketika kita melihat anak anak terlantar di jalanan, maka kita berempati dengan mendirikan rumah singgah untuk anak jalanan.
  • Memberi pelatihan keterampilan kepada pengemis karena kita merasa iba dan ikut berempati atas nasibnya yang susah dalam ekonomi.
  • Mengumpulkan sumbangan sukarela dari teman-teman sekelas atau sekantor untuk diberikan kepada keluarga teman yang sedang sakit.
  • Seseorang yang lemah hingga sakit, sangat membutuhkan keberadaan orang lain. Kita akan terasa sangat berharga keberadaan dan fungsinya di saat orang lain sangat membutuhkan.
  • Kita semua hidup di lingkungan dan alam yang sama. Kita semua tanpa disadari pasti memiliki sifat untuk mencintai lingkungan dan alam. Tanpa sadar juga kita akan selalu membersihkannya supaya tidak terkena banjir, cuaca panas, dan lainnya.
  • Memberikan dan mengajarkanilmu. Ilmu termasuk hal yang sangat bermanfaat bagi seseorang, dengan mengajarkan ilmu kita telah senang untuk melihat orang lain menjadi pandai, pintar dan mandiri.
  • Menghormati orang tua. Kita ada di dunia ini karena peran orang tua sangat besar. Menghormati orang yang lebih tua sama saja menghormati ayah dan ibu kita sendiri.
  • Danang merasa sangat bersedih dan terharu ketika melihat Wawan temannya harus bekerja di malam hari untuk membayar biaya sekolahnya. ia seolah-olah merasakan beban yang harus dipikul oleh Wawan. Oleh karena itu, Danang sering membantu Wawan.

Itulah penjelasan mengenai kumpulan 14 contoh empati dalam kehidupan sehari hari dan interaksi sosial di masyarakat. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi dalam memahami makna empati yang sebenarnya.

Tinggalkan komentar