Contoh Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Negara Lainnya

Contoh Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Negara Lainnya

Contoh Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Negara Lainnya – Pengertian kerjasama bilateral adalah hubungan kerja sama  yang dilakukan antar dua negara. Tujuan kerjasama bilateral tentunya untuk membentuk hubungan persahabatan demi mencapai tujuan bersama. Kerjasama bilateral biasanya mencakup berbagai aspek misalnya seperti bidang ekonomi, perdagangan, politik, keamanan, tenaga kerja, pendidikan, sosial, kebudayaan, dan hak asasi manusia.

Contoh Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Negara Lainnya

Kerjasama bilateral bisa dibilang merupakan kerjasama internasional paling umum dilakukan setiap negara-negara di dunia. Contoh kerjasama bilateral Indonesia dengan negara negara lainnya di dunia ini sangatlah banyak. Dalam kerja sama bilateral ini, Indonesia melakukan hubungan dengan salah satu negara lain secara khusus. Contoh kerja sama bilateral misalnya saling bertukar duta besar, terjadi sebuah perjanjian baik ekonomi atau politik, saling berkunjung antar pemimpin negara.

Contoh Kerjasama Bilateral

Dan Indonesia sendiri sudah melakukan ratusan hubungan bilateral dengan berbagai negara negara di dunia lainnya. Dan langsung saja untuk lebih jelasnya simak berikut ini daftar contoh kerjasama bilateral Indonesia dengan negara lain di dunia.

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Singapura

Hubungan Indonesia dengan Singapura adalah hubungan bilateral antara Republik Indonesia dengan Republik Singapura. Dari tahun ke tahun, Indonesia dan Singapura membina hubungan kunjungan kenegaraan tingkat tinggi. Hubungan ini ditandai dengan kerja sama ekonomi yang kuat. Dalam beberapa tahun terakhit, Singapura secara konsisten menjadi investor asing terbesar di Indonesia. Kerja sama antara Indonesia dan Singapura juga meliputi beberapa bidang, termasuk kesehatan, pertahanan, dan lingkungan hidup.

Hubungan antara Indonesia dan Singapura kebanyakan didorong karena kedekatan geografis. Singapura merupakan salah satu negara tetangga terdekat Indonesia. Wilayah negara kota ini dikepung wilayah Indonesia di bagian barat, selatan, dan timur, terjepit di antara Malaysia dan Indonesia. Kedua negara adalah pendiri ASEAN, dan negara anggota Gerakan Non-Blok dan APEC.

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Brunei Darussalam

Contoh kerjasama bilateral selanjutnya adalah antara Indonesia dengan Brunei. Hubungan Brunei-Indonesia mengacu pada hubungan bilateral antara Kesultanan Brunei Darussalam dan Republik Indonesia. Brunei memiliki kedutaan besar di Jakarta, sementara Indonesia memiliki kedutaan besar di Bandar Seri Begawan. Meskipun tidak berbagi perbatasan darat secara langsung, Indonesia dan Brunei berbagi pulau Kalimantan.

Karena hubungan diplomatik yang dibangun kembali pada tahun 1984, kedua negara menikmati hubungan yang hangat dan ramah. Hubungan keseluruhan antara kedua negara berjalan dengan baik dan bahwa kedua belah pihak terus menikmati hubungan yang kuat dalam spektrum yang luas dari kerjasama operasi; termasuk perdagangan dan investasi, pariwisata, pertanian, kelautan dan perikanan, kesehatan, pertahanan, kejahatan transnasional, pendidikan, kepemudaan, kebudayaan dan kontak orang per orang.

Brunei telah menjadi destinasi populer untuk mencari pekerjaan bagi tenaga kerja Indonesia. Pada 31 Agustus 2012, terdapat sekitar 58.000 warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Brunei. Perdagangan bilateral di 2011 mencapai sekitar 1,1 milyar dolar AS (sekitar 14 trilyun rupiah). Pada 2011 terdapat sekitar 3.500 produk Indonesia di Brunei. Berkaitan dengan program diversifikasi Brunei, kedua negara berencana mengeratkan kerja sama di bidang perikanan, kelautan, dan kesehatan.

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Malaysia

Dalam bidang pendidikan, antara Indonesia dan Malaysia menjalin hubungan dengan mengadakan pertukaran pelajar setiap tahunnya. Banyaknya investor-investor dari Malaysia yang berinvestasi di Indonesia telah membantu pemerintah Indonesia di dalam mengentaskan pengangguran. Investor dari Malaysia banyak menanamkan investasinya dalam industri perkebunan kelapa sawit. Hal ini tentu menguntungkan bagi kedua belah pihak. Selain itu, di Malaysia juga banyak di tempatkannya Tenaga Kerja dari Indonesia yang bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT), petugas medis, pekerja bangunan serta tenaga profesional lainnya.

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Thailand

Contoh kerjasama bilateral selanjutnya adalah antara Indonesia dan Thailand. Melalui ASEAN University Networks, Indonesia dan Thailand telah bekerjasama dalam bidang pendidikan. Kerjasama antara lain dengan ditandatanganinya MoU antara Universitas Slamet Riyadi di Surakarta (Solo) Jawa tengah dengan Faculty of Humanities and Social Sciences, Khon Kaen University Thailand, dan tanggal 19 april 2014 sampai dengan 30 Juli 2014, 3 orang mahasiswa KKU melaksanakan program magang di Universitas slamet riyadi . Kegiatan yang dilakukan dalam pemagangan antara lain riset bersama, kunjungan institusional, pengajaran bahasa dan budaya Thailand. Indonesia dan Thailand merupakan mitra dagang terpenting ketiga di dalam kawasan ASEAN.

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Australia

Banyak pelajar dari Indonesia yang belajar di universitas yang ada di Australia. Selain itu, pemerintah Australia juga membantu pemerintah Indonesia di dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

Australia berkomitmen untuk membantu pemerintah Indonesia dalam bidang kesehatan. Australia membantu memperkuat kapasitas Indonesia dalam menangani kasus HIV/AIDS melalui program kemitraan senilai 100 juta dolar Australia atau sekitar Rp800 miliar. Selain itu, saat ini juga telah terjalin kemitraan antara Australia dan Indonesia di dalam penanggulangan penyakit mata di Indonesia, khususnya Bali. Hal ini ditunjukkan dengan itikad baik kedua negara membangun Pusat Mata Australia-Bali, di Denpasar, Bali. Pusat Mata itu sendiri telah diresmikan pada 27 Juli 2007 oleh pemimpin kedua negara.

Perdagangan dan perniagaan antara Australia dan Indonesia semakin tumbuh. Perdagangan dua-arah telah meningkat menjadi 25,2% selama tahun 2000-2002. Lebih dari 400 perusahaan Australia sedang melakukan perniagaan di Indonesia, mulai dari usaha pertambangan sampai telekomunikasi. Perusahaan-perusahaan ini bekerja sebagai mitra dagang dengan perusahaan dan pemerintah Indonesia.

Sejak awal 1970-an Indonesia telah menjadi tujuan utama wisata bagi orang Australia. Australia telah menjadi sumber wisatawan yang penting bagi Indonesia. Bali merupakan provinsi yang paling dikenal.

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Kamboja

Hubungan Indonesia dengan Kamboja mengacu pada hubungan bilateral Kerajaan Kamboja dan Republik Indonesia. Kamboja memiliki kedutaan besar di Jakarta, sementara Indonesia memiliki kedutaan besar di Phnom Penh. Sejak hubungan diplomatik dirintis pada tahun 1960-an. Indonesia selalu mendukung perdamaian dan stabilitas di Kamboja. Indonesia menyediakan pasukan untuk Otoritas Transisi PBB di Kamboja pada tahun 1992, dan pada tahun 1999 Indonesia mendukung keanggotaan Kamboja di ASEAN. Kamboja menghargai Indonesia yang secara konsisten telah membantu Kamboja, terutama dalam peningkatan kapasitas. Kedua negara adalah anggota Gerakan Non-Blok dan ASEAN.

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Qatar

Contoh kerjasama bilateral selanjutnya adalah antara Indonesia dan Qatar. Jumlah volume dagang bilateralnya pada 2011 mencapai US$683,6 juta, yang merupakan peningkatan sebesar 5,2% dibandingkan pada tahun 2010. Neraca dagang cenderung ke Qatar bahwa sepanjang tahun-tahun lalu telah ‘memesan’ kelebihan dagang atas Indonesia. Hal ini terjadi karena dua sebab utama; yang pertama, populasi dan demografik Qatar terlalu kecil untuk menghasilkan permintaan produk Indonesia, sedangkan untuk yang kedua itu kelihatannya kebutuhan Indonesia tentang minyak akan meningkat terus, membuat impor pihak kedua hampir secara utuh terkait dengan minyak. Ekspor Indonesia ke Qatar meliputi furnitur, perlengkapan kantor, kertas, peralatan listrik, dan perabotan rumah tangga.

Indonesia berada di antara tujuan investasi Qatar. Pada Mei 2010, Qatar Holdings, suatu badan investasi Otoritas Investasi Qatar (QIA), membuat sekumpulan dana Indonesia senilai $1 miliar. Sebuah perusahaan Qatar “Qtel” saat ini memiliki 65% saham di perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia, PT Indosat, senilai lebih dari US$3 miliar. Sejumlah perusahaan Indonesia juga sudah berinvestasi di Qatar, hampir dari kesemuanya terkait dengan minyak, melibatkan perusahaan minyak negara Indonesia PT Pertamina yang beroperasi di blok perminyakan dan gas Sektor-3 Qatar

Kerjasama Bilateral Indonesia dengan Filipina

Perdagangan bilateral Indonesia dan Filipina cenderung terus positif dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Departemen Perdagangan Indonesia, angka itu telah meningkat dari $1,12 miliar pada tahun 2003 menjadi $2,9 miliar pada tahun 2009 dan $3,89 pada tahun 2010. Selama Forum Pariwisata ASEAN 2012 di Manado, Sulawesi Utara, Pemerintah Indonesia dan Filipina memulai kerjasama pariwisata bilateral pertama mereka.

Prakarsa ini akan meningkatkan konektivitas antara kedua negara dengan mengoperasikan kapal pesiar dan pembukaan jalur penerbangan langsung antara Davao di Filipina ke Manado. Kedua negara juga aktif mendukung Master Plan ASEAN Connectivity, yang akan meningkatkan mobilitas yang lebih besar di kawasan ini. Filipina khususnya bersemangat untuk mengembangkan Jaringan Roll-On/Roll-Of (RORO) ASEAN dan jalur pelayaran pendek.

Demikianlah kumpulan contoh kerjasama bilateral Indonesia dengan negara lain di dunia. Semoga informasi mengenai contoh kerja sama bilateral diatas bisa memperluas wawasan dan menambah ilmu pengetahuan kita semuanya.

Tinggalkan komentar