Letak Astronomis Asia Tenggara (ASEAN) dan Pengaruhnya

Letak Astronomis Asia Tenggara (ASEAN) dan Pengaruhnya

Pembahasan kali adalah mengenai letak astronomis Asia Tenggara pada garis bujur dan garis lintang lengkap beserta dampak dan pengaruhnya dalam aspek iklim, sosial dan ekonomi bagi negara negara yang berada di kawasan Asia Tenggara.

Asia Tenggara atau biasa disebut ASEAN adalah sub regional benua Asia yang biasa dipilah dalam dua kelompok yaitu Asia Tenggara Daratan (ATD) dan Asia Tenggara Maritim (ATM). Sebagian besar negara-negara di kawasan Asia Tenggara terletak di belahan bumi Utara.

Letak Astronomis Asia Tenggara dan Pengaruhnya

Kawasan Asia tenggara terdiri dari 11 negara termasuk Indonesia didalamnya. Letak Asia Tenggara secara astronomis berada pada posisi yang mana sangat mepengaruhi iklim yang ada di setiap negara-negara Asia Tenggara, yaitu iklim tropis yang sangat dirasakan terutama pada negara di jalur khatulistiwa seperti Indonesia.

Letak astronomis sendiri adalah letak pada suatu wilayah dilihat dari posisi garis lintang dan garis bujur. Garis bujur adalah suatu garis khayal atau imajiner yang menghubungkan kutub utara bumi (secara vertikal ) dan kutub selatan. garis bujur membagi bumi terbagi atas 2 bagian besar yakni belahan bumi bagian barat biasa disebut dengan bujur barat dan belahan bumi bagian timur yang disebut dengan bujur Timur.

Langsung saja selengkapnya berikut ini informasi untuk menjelaskan letak astronomis ASEAN dan pengaruhnya bagi iklim, sosial dan ekonomi negara negara Asia Tenggara.

Letak Astronomis Asia Tenggara

Secara astronomis, kawasan Asia Tenggara terletak antara 28°LU – 11°LS dan 95°BT – 141°BT.

Pengaruh Letak Atronomis Asia Tenggara

Letak astronomis Asia Tenggara ini jelaslah membawa sebuah dampak dan pengaruh pada setiap negara yang erada di kawasan Asia Tenggara. Lalu apa saja pengaruh letak astronomisnya bagi negara negara Asiat tenggara (ASEAN).

Pengaruh Iklim

  • Karena pengaruh letak astronomis asia tenggara yang terletak pada daerah tropis (khatulistiwa), wilayah Asia Tenggara akan menerima cahaya matahari sepanjang tahun sehingga dapat menanam tanaman dan bertani sepanjang tahun.
  • Adanya doldrum menyebabkan wilayah asean bebas dari badai besar seperti siklon dan antisiklon.
  • Rata rata negara negara di Asia Tenggara beriklim tropis dengan ciri ciri yaitu memiliki curah hujan tinggi, karena pengaruh adanya angin muson barat serta memiliki suhu udara panas, karena berada di garis ekuator.
  • Letak astronomis Asia Tenggara menyebabkan negera negara ASEAN rata rata memiliki 2 musim saja yaitu musim panas dan musim hujan.
  • Mempunyai tanah yang subur karena terkena sinar matahari yang baik untuk tumbuh-tumbuhan.
  • Berdampak terkena curah hujan yang cukup tinggi.

Pengaruh Ekonomi

Berkat iklim yang tropis akibat letak astronomis Asia Tenggara, maka negara negara ASEAN memiliki hasil rempah dan perkebunan yang baik. Bagi Indonesia Iklim tropis ini mempengaruhi hardirnya segala macam rempah rempah di tanah Indonesia mengakibatkan barang yang bisa di ekspor hingga menghasilkan devisa yang membantu naiknya ekonomi di Indonesia.

Pengaruh Sosial

Negara negara kawasan Asia Tenggara memiliki keragaman budaya yang cukup banyak termasuk Indonesia. Kekayaan kultur di Indonesia tidak terlepas dari kebudayaan yang terletak di sekitarnya. Kebudayaan ini melakukan proses asimilasi dan sebagai hasilnya Indonesia mempunyai kebudayaan lain yang khas serta beragam.

Demikianlah penjelasan mengenai letak astronomis Asia Tenggara lengkap beserta dampak dan pengaruhnya. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan ilmu pengetahuan kita semua.

Tinggalkan komentar