Daftar Nama Nama Pahlawan Nasional Indonesia dan Daerah Asalnya

Daftar Nama Nama Pahlawan Nasional Indonesia dan Daerah Asalnya

Kali ini akan dibahas daftar nama nama pahlawan nasional Indonesia lengkap beserta tanggal/tahun lahir dan wafatnya, waktu penetapannya sebagai pahlawan nasional hingga daerah asalnya. Nama nama pahlawan Indonesia ini hendaknya kita ketahui karena berkat jasa jasa merekalah Republik Indonesia bisa merdeka dan menjadi sebuah bangsa yang besar dan lebih baik lagi.

Gelar pahlawan ini diberikan oleh pemerintah RI kepada seseorang warga negara RI yang semasa hidupnya melakukan tindak kepahlawanan dan berjasa sangat luar biasa bagi kepentingan bangsa dan negara hingga dapat dikenang dan diteladani sepanjang masa bagi warga masyarakat lainnya. Pahlawan Nasional ini merupakan gelar penghargaan tingkat tertinggi di Indonesia. Sedangkan peringatan dan upacara Hari Pahlawan diselenggarakan pada tanggal 10 November.

nama nama pahlawan nasional indonesia dan daerah asalnya
gambar : foto nama nama pahlawan nasional indonesia

Awalnya kata dan diksi yang digunakan adalah pahlawan kemerdekaan nasional, namun pada tahun 1960-an diubah menjadi pahlawan nasional. Terdapat juga gelar gelar pahlawan khusu yang diberikan kepada beberapa nama pahlawan nasional. Diantaranya adalah gelar pahlawan revolusi yang diberikan pada tahun 1965 kepada sepuluh korban peristiwa Gerakan 30 September, sementara presiden Sukarno dan mantan wakil presiden Mohammad Hatta diberikan gelar Pahlawan Proklamator pada 1988 karena peran mereka dalam membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan tujuh kriteria yang harus dimiliki oleh seorang individu untuk layak masuk dalam daftar nama pahlawan nasional Indonesia yaitu sebagai berikut :

  • Warga Negara Indonesia yang telah meninggal dunia dan semasa hidupnya:
  • Telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik/perjuangan dalam bidang lain mencapai/merebut/mempertahankan/mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Telah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.
  • Telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia.
  • Pengabdian dan Perjuangan yang dilakukannya berlangsung hampir sepanjang hidupnya (tidak sesaat) dan melebihi tugas yang diembannya.
  • Perjuangan yang dilakukan mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.
  • Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan/nasionalisme yang tinggi.
  • Memiliki akhlak dan moral yang tinggi.
  • Tidak menyerah pada lawan/musuh dalam perjuangannya.
  • Dalam riwayat hidupnya tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang dapat merusak nilai perjuangannya.

Proses pemilihan dan penetapan pahlawan nasional terdiri dari beberapa langkah dan harus mendapat persetujuan di setiap tingkatan mulai dari tingkat kabupaten/kota, gubernur, kementerian sosial hingga presiden. Hingga saat ini sudah ada sekitar 160 pria dan 13 wanita yang dinobatkan sebagai pahlawan nasional. Nama nama pahlawan nasional Indonesia ini terdiri dari beragam wilayah mulai dari aceh hingga papua, bermacam etnis, agama dan suku, juga terdiri dari berbagai latar belakang dan profesi meliputi perdana menteri, gerilyawan, menteri-menteri pemerintahan, ulama, prajurit, bangsawan, jurnalis dan lain sebagainya.

Jika kita menyebut nama pahlawan Indonesia, maka sebenarnya banyak sekali warga dan rakyat Indonesia yang juga pantas menyandang predikat ini dan gelar ini, mereka yang berjuang atas kemerdekaan Indonesia dan berada di garis depan pertempuran melawan penjajah juga bisa dikatakan sebagai pahlawan untuk republik Indonesia. Mereka berkorban harta dan nyawa demi merah putih. Hanya saja nama mereka tidak tersebut dan terkenang dalam catatan sejarah, yang pasti perjuangan semua nama nama pahlawan nasional Indonesia ini tidak boleh kita sia siakan dan haruslah kita jaga terus semangat kepahlawanan mereka dalam membangun bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saat ini jumlah nama pahlawan nasional Indonesia adalah 176 orang, semuanya memiliki jasa yang besar bagi bangsa dan negara. Langsung saja untuk lebih jelasnya berikut ini daftar nama nama pahlawan nasional dan asalnya lengkap beserta tanggal lahir dan wafatnya hingga tahun penetapannya sebagai pahlawan nasional Republik Indonesia.

Daftar Nama Nama Pahlawan Nasional Indonesia Lengkap

No Nama Pahlawan Nasional
Tahun Lahir Tahun Wafat Keterangan Penetapan Daerah Asal (Provinsi)
1 Abdul Halim 1911 1988 Aktivis kemerdekaan dan politisi, Perdana Menteri Indonesia 2008 Sumatera Barat
2 Abdul Halim Majalengka 1887 1962 Aktivis kemerdekaan dan Ulama, Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia 2008 Jawa Barat
3 Abdul Haris Nasution 1918 2000 Jenderal Angkatan Darat, dua kali diangkat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat 2002 Sumatera Utara
4 Abdul Kadir 1771 1875 Bangsawan dari Melawi, menawarkan pengembangan ekonomi, melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda 1999 Kalimantan Barat
5 Abdul Malik Karim Amrullah 1908 1981 Sarjana Islam dan penulis sekaligus tokoh Muhammadiyah. 2011 Sumatera Barat
6 Abdul Muis 1883 1959 Politisi, kemudian penulis 1959 Sumatera Barat
7 Abdul Rahman Saleh 1909 1947 Tokoh awal dalam Angkatan Udara, terbunuh ketika membawa keperluan medis karena ditembak oleh Belanda 1974 D.I. Yogyakarta
8 Abdul Wahab Hasbullah 1888 1971 Tokoh Islam, salah seorang pendiri Nadhlatul Ulama 2014 Jawa Timur
9 Andi Abdullah Bau Massepe 1918 1947 Bangsawan Bugis, memimpin penyerangan melawan pasukan Belanda selama Revolusi Nasional, seorang putra dari Andi Mappanyukki 2005 Sulawesi Selatan
10 Achmad Subarjo 1896 1978 Aktivis kemerdekaan dan menteri pemerintahan 2009 Jawa Barat
11 Adam Malik 1917 1984 Jurnalis dan aktivis kemerdekaan, Wakil Presiden Indonesia ketiga 1998 Sumatera Utara
12 Adnan Kapau Gani 1905 1968 Aktivis kemerdekaan yang menjadi menteri pemerintahan, menyeludupkan senjata untuk mendukung Revolusi Nasional 2007 Sumatera Barat
13 Nyi Ageng Serang 1752 1828 Pemimpin gerilyawan Jawa yang memimpin penyerangan terhadap kolonial Belanda atas beberapa pendudukan 1974 Jawa Tengah
14 Agus Salim 1884 1954 Aktivis kemerdekaan, politisi, pemimpin Islam Minang 1961 Sumatera Barat
15 Agustinus Adisucipto 1916 1947 Tokoh awal dalam Angkatan Udara, terbunuh ketika membawa keperluan medis karena ditembak oleh Belanda 1974 D.I. Yogyakarta
16 Ahmad Dahlan 1868 1934 Pemimpin Islam Jawa, mendirikan Muhammadiyah; suami Siti Walidah 1961 D.I. Yogyakarta
17 Ahmad Rifa’i 1786 1870 Pemikir dan penulis Islam yang dikenal karena pernyataan anti-Belandanya 2004 Jawa Tengah
18 Ahmad Yani 1922 1965 Pemimpin Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September 1965 Jawa Tengah
19 Alimin 1889 1964 Pendukung kemerdekaan, politisi, dan tokoh Partai Komunis Indonesia 1964 Jawa Tengah
20 Amir Hamzah 1911 1946 Penyair dan nasionalis 1975 Sumatera Utara
21 Antasari 1809 1862 Melakukan penyerangan terhadap pasukan kolonial Belanda dalam Perang Banjar 1968 Kalimantan Selatan
22 Arie Frederik Lasut 1918 1949 Geolog dan pengajar yang dieksekusi oleh Belanda 1969 Sulawesi Utara
23 As’ad Syamsul Arifin 1897 1990 2016 Jawa Timur
24 Bagindo Azizchan 1910 1947 Wali kota Padang, melawan pasukan Belanda saat Revolusi Nasional 2005 Sumatera Barat
25 Basuki Rahmat 1921 1969 Jenderal, saksi dari Supersemar 1969 Jawa Timur
26 Bernard Wilhelm Lapian 1892 1977 2015 Sulawesi Utara
27 Teungku Chik di Tiro 1836 1891 Tokoh Islam Aceh dan pemimpin gerilyawan yang melakukan perlawanan pasukan kolonial Belanda 1973 Aceh
28 Cilik Riwut 1918 1987 Prajurit dan politisi, menawarkan pengembangan ekonomi dan budaya di Kalimantan Tengah 1998 Kalimantan Tengah
29 Cipto Mangunkusumo 1886 1943 Politisi Jawa, mentor Sukarno 1964 Jawa Tengah
30 Cokroaminoto 1883 1934 Politisi, pemimpin Sarekat Islam, mentor Sukarno 1961 Jawa Timur
31 Ernest Douwes Dekker 1879 1950 Jurnalis dan politisi Indo yang membantu kemerdekaan Indonesia 1961 Jawa Timur
32 Dewi Sartika 1884 1947 Pengajar, mendirikan sekolah untuk perempuan yang pertama di negara tersebut 1966 Jawa Barat
33 Cut Nyak Dhien 1850 1908 Pemimpin gerilyawan Aceh yang melakukan penyerangan terhadap pasukan kolonial belanda; istri Teuku Umar 1964 Aceh
34 Diponegoro 1785 1855 Putra Sultan Yogyakarta, melangsungkan perang lima tahun melawan pasukan kolonial Belanda 1973 D.I. Yogyakarta
35 Donald Izacus Panjaitan 1925 1965 Jenderal Angkatan Darat, terbunuh dalam Gerakan 30 September 1965 Sumatera Utara
36 Eddy Martadinata 1921 1966 Laksamana Angkatan Laut dan diplomat, terbunuh dalam kecelakaan helikopter 1966 Jawa Barat
37 Fakhruddin 1890 1929 Pemimpin Islam, menegosiasikan pengamanan pejiarah haji Indonesia; tokoh Muhammadiyah. 1964 D.I. Yogyakarta
38 Fatmawati 1923 1980 Pembuat bendera nasional pertama, aktivis sosial, istri Sukarno 2000 Bengkulu
39 Ferdinand Lumbantobing 1899 1962 Doktor dan politisi, memperjuangkan hak asasi pasukan buruh 1962 Sumatera Utara
40 Frans Kaisiepo 1921 1979 Nasionalis Papua yang membantu dalam akuisisi Papua 1993 Papua
41 Gatot Mangkupraja 1896 1968 Aktivis kemerdekaan dan politisi, menyarankan pembentukan Pembela Tanah Air 2004 Jawa Barat
42 Gatot Subroto 1907 1962 Jenderal, deputi ketua staff Angkatan Darat 1962 Jawa Tengah
43 Halim Perdanakusuma 1922 1947 Tokoh awal dalam Angkatan Udara, terbunuh saat Revolusi Nasional 1975 Jawa Timur
44 Hamengkubuwono I 1717 1792 Sultan Yogyakarta, melakukan perlawanan terhadap VOC, mendirikan Yogyakarta 2006 D.I. Yogyakarta
45 Hamengkubuwono IX 1912 1988 Sultan Yogyakarta, aktivis kemerdekaan, pemimpin militer, dan politisi; Wakil Presiden Indonesia kedua 1990 D.I. Yogyakarta
46 Harun Bin Said 1947 1968 Mengebom MacDonald House saat konfrontasi Indonesia–Malaysia 1968 Jawa Timur
47 Hasan Basri 1923 1984 Prajurit selama Revolusi Nasional Indonesia, mendukung integrasi Kalimantan di Indonesia 2001 Kalimantan Selatan
48 Hasanuddin 1631 1670 Sultan Gowa, melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda 1973 Sulawesi Selatan
49 Hasyim Asy’ari 1875 1947 Pemimpin Islam, pendiri Nahdlatul Ulama 1964 Jawa Timur
50 Hazairin 1906 1975 Sarjana legal, aktivis kemerdekaan, menteri pemerintahan, dan pengajar 1999 Sumatera Barat
51 Herman Johannes 1912 1992 Insinyur, membuat senjata selama Revolusi Nasional, membantu pendirian Universitas Gadjah Mada 2009 Nusa Tenggara Timur
52 Ida Anak Agung Gde Agung 1921 1999 Aktivis kemerdekaan dan menteri pemerintahan 2007 Bali
53 Idham Chalid 1921 2010 Pemimpin Nahdlatul Ulama, politisi 2011 Kalimantan Selatan
54 Ilyas Yakoub 1903 1958 Aktivis kemerdekaan, politisi, dan anggota pasukan gerilyawan 1999 Sumatera Barat
55 Tuanku Imam Bonjol 1772 1864 Tokoh Islam dari Sumatera Barat yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda dalam Perang Padri 1973 Sumatera Barat
56 Radin Inten II 1834 1856 Bangsawan dari Lampung, memimpin revolusi penyerangan penjajah Belanda 1986 Lampung
57 Iskandar Muda 1593 1636 Sultan Aceh, memperluas pengaruh negara 1993 Aceh
58 Ismail Marzuki 1914 1958 Komposer yang membuat sejumlah lagu kebangsaan 2004 DKI Jakarta
59 Iswahyudi 1918 1947 Tokoh awal dalam Angkatan Udara, terbunuh saat Revolusi Nasional 1975 Jawa Timur
60 Iwa Kusumasumantri 1899 1971 Aktivis kemerdekaan, ahli hukum, dan politisi 2002 Jawa Barat
61 Izaak Huru Doko 1913 1985 Aktivis kemerdekaan dan pengajar, membantu pendirian Universitas Udayana 2006 Nusa Tenggara Timur
62 Jamin Ginting 1921 1974 Pejuang kemerdekaan menentang pemerintah Hindia Belanda di Tanah Karo 2014 Sumatera Utara
63 Janatin 1943 1968 Mengebom MacDonald House saat konfrontasi Indonesia–Malaysia 1968 Jawa Tengah
64 Jatikusumo 1917 1992 Jenderal Angkatan Darat dan politisi 2002 Jawa Tengah
65 Andi Jemma 1935 1965 Aktivis kemerdekaan, memimpin penyerangan melawan pasukan Belanda saar Revolusi Nasional 2002 Sulawesi Selatan
66 Johannes Abraham Dimara 1916 2000 Pimpinan tentara Papua yang membantu dalam akuisisi Papua 2010 Papua
67 Johannes Leimena 1905 1977 Menteri Kesehatan Pertama, mengembangkan sistem klinik Puskesmas 2010 Maluku
68 Juanda Kartawijaya 1911 1963 Politisi Sunda, Perdana Menteri Indonesia terakhir 1963 Jawa Barat
69 Karel Satsuit Tubun 1928 1965 Brigadir polisi, terbunuh saat Gerakan 30 September 1965 Maluku
70 Kartini 1879 1904 Tokoh hak asasi perempuan Jawa 1964 Jawa Tengah
71 Ignatius Joseph Kasimo 1900 1986 Aktivis kemerdekaan, pemimpin Partai Katolik 2011 D.I. Yogyakarta
72 Katamso Darmokusumo 1923 1965 Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September 1965 Jawa Tengah
73 I Gusti Ketut Jelantik Tidak diketahui 1849 Pemimpin Bali yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda 1993 Bali
74 I Gusti Ketut Puja 1904 1957 Gubernur Bali pertama 2011 Bali
75 Ki Bagus Hadikusumo 1890 1954 2015 D.I. Yogyakarta
76 Ki Hajar Dewantara 1889 1959 Pengajar dan menteri pemerintahan, mendirikan Taman Siswa, saudara Suryopranoto 1959 D.I. Yogyakarta
77 Ki Sarmidi Mangunsarkoro 1904 1957 Pengajar bersama dengan Budi Utomo dan Taman Siswa, menteri pemerintahan 2011 Jawa Tengah
78 Kiras Bangun 1852 1942 Pemimpin gerilyawan Batak yang melawan penjajah Belanda 2005 Sumatera Utara
79 Kusumah Atmaja 1898 1952 Ketua Kehakiman Mahkamah Agung Pertama 1965 Jawa Barat
80 La Maddukelleng 1700 1765 Bangsawan dari Kesultanan Paser, mengusir pasukan Belanda dari Kerajaan Wajo 1998 Sulawesi Selatan
81 Lafran Pane 1922 1991 Pendiri Himpunan Mahasiswa Islam 2017 D.I. Yogyakarta
82 Lambertus Nicodemus Palar 1900 1981 Diplomat, menegosiasikan pengakuan Indonesia saat Revolusi 2013 Sulawesi Utara
83 John Lie 1911 1988 Laksamana Muda Angkatan Laut, menyeludupkan barang untuk membantu Revolusi Nasional 2009 Sulawesi Utara
84 Mahmud Badaruddin II 1767 1852 Sultan Palembang, yang melakukan perlawanan terhadap penjajah Inggris dan Belanda 1984 Sumatera Selatan
85 Sultan Mahmud Riayat Syah 1760 1812 2017 Kepulauan Riau
86 Malahayati Abad ke-15 1604 Pejuang dan bangsawan, melawan pasukan Cornelis de Houtman 2017 Aceh
87 Mangkunegara I 1725 1795 Melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda dan antek-anteknya di Jawa Tengah 1988 Jawa Tengah
88 Andi Mappanyukki 1885 1967 Bangsawan Bugis, memimpin penyerangan melawan pasukan Belanda pada 1920an dan 30an, ayah dari Andi Abdullah Bau Massepe 2004 Sulawesi Selatan
89 Maria Walanda Maramis 1872 1924 Pendukung hak asasi perempuan dan pengajar 1969 Sulawesi Utara
90 Martha Christina Tiahahu 1800 1818 Gerilyawan dari Maluku yang wafat saat ditahan Belanda 1969 Maluku
91 Marthen Indey 1912 1986 Nasionalis dan aktivis kemerdekaan, menawarkan intergrasi Papua di Indonesia 1993 Papua
92 Mas Isman 1924 1982 2015 Jawa Timur
93 Mas Mansur 1896 1946 Sarjana Islam, pemimpin Muhammadiyah 1964 Jawa Timur
94 Mas Tirtodarmo Haryono 1924 1965 Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September 1965 Jawa Timur
95 Maskun Sumadireja 1907 1986 Aktivis kemerdekaan dan politisi 2004 Jawa Barat
96 Cut Nyak Meutia 1870 1910 Pemimpin gerilyawan Aceh yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda 1964 Aceh
97 Mohammad Hatta 1902 1980 Aktivis kemerdekaan, Wakil Presiden Indonesia Pertama 2012 Sumatera Barat
98 Mohammad Husni Thamrin 1894 1941 Politisi dan aktivis kemerdekaan 1960 DKI Jakarta
99 Mohammad Natsir 1908 1993 Sarjana Islam dan politisi, Perdana Menteri Indonesia kelima 2008 Sumatera Barat
100 Teuku Muhammad Hasan 1906 1997 Aktivis kemerdekaan, gubernur Sumatera pertama 2006 Aceh
101 Muhammad Mangundiprojo 1905 1988 Pejuang kemerdekaan, pemimpin Pertempuran Surabaya 2014 Jawa Tengah
102 Muhammad Yamin 1903 1962 Penyair yang menjadi politisi dan aktivis kemerdekaan 1973 Sumatera Barat
103 Mohammad Yasin 1920 2012 Bapak Brimob Kepolisian RI 2015 Sulawesi Tenggara
104 Muhammad Zainuddin Abdul Madjid 1898 1997 Ulama pendiri Nahdlatul Wathan 2017 Nusa Tenggara Barat
105 Mustopo 1913 1986 Pemimpin saat Pertempuran Surabaya, mendirikan Kampus Kedokteran Gigi Dr. Moestopo 2007 Jawa Timur
106 Muwardi 1907 1948 Menangani keamanan saat Proklamasi Kemerdekaan, membangun sebuah rumah saat di Surakarta 1964 Jawa Tengah
107 Nani Wartabone 1907 1986 Aktivis kemerdekaan dan politisi, membantu memadamkan pemberontakan Permesta 2003 Gorontalo
108 I Gusti Ngurah Made Agung 1876 1906 2015 Bali
109 I Gusti Ngurah Rai 1917 1946 Pemimpin militer Bali saat Revolusi Nasional 1975 Bali
110 Nuku Muhammad Amiruddin 1738 1805 Sultan Tidore, memimpin beberapa pertempuran laut melawan pasukan kolonial Belanda 1995 Maluku Utara
111 Noer Alie 1914 1992 Pemimpin Islam dan pengajar, memimpin prajurit saat Revolusi Nasional 2006 Jawa Barat
112 Teuku Nyak Arif 1899 1946 Politisi Aceh dan pemimpin perlawanan, gubernur Aceh pertama 1974 Aceh
113 Opu Daeng Risaju 1880 1964 Politisi perempuan awal, melakukan perlawanan terhadap Belanda saat Revolusi Nasional 2006 Sulawesi Selatan
114 Oto Iskandar di Nata 1897 1945 Politisi dan aktivis kemerdekaan 1973 Jawa Barat
115 Pajonga Daeng Ngalie 1901 1958 Mengkoordinasikan penyerangan di Sulawesi Selatan saat Revolusi Nasional, menawarkan integrasi nasional 2006 Sulawesi Selatan
116 Pakubuwono VI 1807 1849 Susuhunan Surakarta, memberontak melawan pasukan kolonial Belanda 1964 Jawa Tengah
117 Pakubuwono X 1866 1939 Susuhunan Surakarta, mendukung berbagai proyek untuk kepentingan Pribumi Indonesia 2011 Jawa Tengah
118 Pattimura 1783 1817 Gerilyawan dari Maluku yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda 1973 Maluku
119 Pierre Tendean 1939 1965 Prajurit Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September 1965 DKI Jakarta
120 Pong Tiku 1846 1907 Bangsawan Toraja, melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda 2002 Sulawesi Selatan
121 Raja Ali Haji 1809 kr. 1870 Sejarawan dan penyair dari Riau 2004 Kepulauan Riau
122 Raja Haji Fisabilillah 1727 1784 Pejuang dari Riau yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda 1997 Riau
123 Rajiman Wediodiningrat 1879 1952 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat pertama 2013 D.I. Yogyakarta
124 Ranggong Daeng Romo 1915 1947 Memimpin pasukan dalam dua pertempuran melawan pasukan Belanda saat Revolusi Nasional 2001 Sulawesi Selatan
125 Rasuna Said 1910 1965 Pendukung hak asasi wanita dan nasionalis 1974 Sumatera Barat
126 Robert Wolter Monginsidi 1925 1949 Gerilyawan di Makassar saat Revolusi Nasional, dieksekusi oleh Belanda 1973 Sulawesi Selatan
127 Saharjo 1909 1963 Menteri Kehakiman, pelopor pengesahan pembaruan di negara tersebut 1963 Jawa Tengah
128 Sam Ratulangi 1890 1949 Politisi Minahasa dan pendukung kemerdekaan Indonesia 1961 Sulawesi Utara
129 Samanhudi 1878 1956 Pengusaha, mendirikan Sarekat Islam 1961 Jawa Tengah
130 Silas Papare 1918 1978 Memperjuangkan kemerdekaan Papua dari Belanda, menawarkan integrasi Papua di Indonesia 1993 Papua
131 Sisingamangaraja XII 1849 1907 Pemimpin Batak yang melakukan kampanye gerilyawan melawan pasukan kolonial Belanda 1961 Sumatera Utara
132 Siswondo Parman 1918 1965 Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September 1965 Jawa Tengah
133 Siti Hartinah 1923 1996 Istri presiden Suharto, aktif dalam karya sosial, mendirikan Taman Mini Indonesia Indah 1996 Jawa Tengah
134 Siti Walidah 1872 1946 Pendiri Aisyiyah, tokoh Muhammadiyah, istri Ahmad Dahlan, 1971 D.I. Yogyakarta
135 Slamet Riyadi 1927 1950 Brigadir Jeneral Angkatan Darat, terbunuh ketika putting down pemberontakan di Sulawesi 2007 Jawa Tengah
136 Sudirman 1916 1950 Komandan Ketua Tentara Nasional Indonesia pada saat Revolusi Nasional. 1964 Jawa Tengah
137 Albertus Sugiyapranata 1896 1963 Uskup Katolik Jawa dan nasionalis 1963 Jawa Tengah
138 Sugiyono Mangunwiyoto 1926 1965 Kolonel Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September 1965 D.I. Yogyakarta
139 Suharso 1912 1971 Pelopor pengobatan prostesis 1973 Jawa Tengah
140 Sukarjo Wiryopranoto 1903 1962 Tokoh kemerdekaan, diplomat, dan politisi 1962 Jawa Tengah
141 Sukarni 1916 1971 Tokoh kemerdekaan, diplomat, dan politisi 2014 Jawa Timur
142 Sukarno 1901 1970 Aktivis kemerdekaan yang membacakan Proklamasi Kemerdekaan, Presiden Indonesia pertama 2012 Jawa Timur
143 Sultan Agung 1591 1645 Sultan Mataram, melakukan perlawanan terhadap VOC 1975 D.I. Yogyakarta
144 Andi Sultan Daeng Radja 1894 1963 Aktivis kemerdekaan dan politisi 2006 Sulawesi Selatan
145 Supeno 1916 1949 Menteri pemerintahan, terbunuh ketika perlawanan terhadap Belanda saat Revolusi Nasional 1970 Jawa Tengah
146 Supomo 1903 1958 Menteri Kehakiman Pertama, membantu penulisan Konstitusi 1965 Jawa Tengah
147 Suprapto 1920 1965 Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September 1965 Jawa Tengah
148 Supriyadi 1925 1945 Pemimpin pemberontakan melawan pasukan pendudukan Jepang di Blitar 1975 Jawa Timur
149 Suroso 1893 1981 Politisi dan aktivis kemerdekaan 1986 Jawa Timur
150 Suryo 1896 1948 Gubernur Jawa Timur saat Revolusi Nasional 1964 Jawa Timur
151 Suryopranoto 1871 1959 Pengajar dan tokoh hak asasi pekerja, saudara Ki Hajar Dewantara 1959 D.I. Yogyakarta
152 Sutan Syahrir 1909 1966 Politisi, Perdana Menteri Indonesia pertama 1966 Sumatera Barat
153 Soetomo 1888 1938 pengajar Jawa, mendirikan Budi Utomo 1961 Jawa Timur
154 Sutomo 1920 1981 Pemimpin militer yang memimpin perlawanan dalam Pertempuran Surabaya 2008 Jawa Timur
155 Sutoyo Siswomiharjo 1922 1965 Jenderal Angkatan Darat, terbunuh saat Gerakan 30 September 1965 Jawa Tengah
156 Syafruddin Prawiranegara 1911 1989 Gubernur Bank Indonesia pertama 2011 Banten
157 Syarif Kasim II 1893 1968 Sultan Siak, menawarkan integrasi kerajaan-kerajaan di Sumatera Timur 1998 Riau
158 Tahi Bonar Simatupang 1920 1990 Jenderal yang menjabat sebagai ketua staff dari 1950 sampai 1954 2013 Sumatera Utara
159 Tuanku Tambusai 1784 1882 Pemimpin Islam dari Riau yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda saat Perang Padri 1995 Riau
160 Tan Malaka 1884 1949 Politisi dan aktivis komunis Minang 1963 Sumatera Barat
161 Thaha Syaifuddin 1816 1904 Sultan Jambi, memimpin pasukan revolusi melawan pasukan kolonial Belanda 1977 Jambi
162 Tirtayasa 1631 1683 Gerilyawan dari Banten yang melakukan perlawanan terhadap Belanda 1970 Banten
163 Tirto Adhi Suryo 1880 1918 Jurnalis, diasingkan karena editorial anti-Belanda buatannya 2006 Jawa Tengah
164 Teuku Umar 1854 1899 Pemimpin gerilyawan Aceh yang melakukan perlawanan terhadap pasukan kolonial Belanda; suami Cut Nyak Dhien 1973 Aceh
165 Untung Surapati 1660 1706 Memimpin beberapa pemberontakan melawan VOC 1975 Jawa Timur
166 Urip Sumoharjo 1893 1948 Pemimpin Angkatan Darat Indonesia, komandan kedua setelah Sudirman 1964 Jawa Tengah
167 Wage Rudolf Supratman 1903 1938 Komposer lagu kebangsaan “Indonesia Raya” 1971 DKI Jakarta
168 Wahid Hasyim 1914 1953 Pemimpin Nahdlatul Ulama, Menteri Agama Indonesia pertama 1964 Jawa Timur
169 Wahidin Sudirohusodo 1852 1917 Doktor dan pemimpin di Budi Utomo 1973 D.I. Yogyakarta
170 Wilhelmus Zakaria Johannes 1895 1952 Pelopor pengobatan radiologi 1968 Nusa Tenggara Timur
171 Yos Sudarso 1925 1962 Komodor Angkatan Laut, terbunuh saat konfrontasi dengan Belanda di Nugini Belanda 1973 Jawa Tengah
172 Yusuf Tajul Khalwati 1626 1699 Pemimpin Islam, memimpin pemberontakan gerilyawan melawan VOC 1995 Sulawesi Selatan
173 Zainal Mustafa 1907 1944 Pemimpin Islam yang melakukan perlawanan terhadap pasukan pendudukan Jepang 1972 Jawa Barat
174 Zainul Arifin 1909 1963 Politisi dan gerilyawan, terbunuh saat peristiwa percobaan pembunuhan yang ditargetkan kepada Sukarno 1963 Sumatera Utara

Demikianlah informasi mengenai daftar nama nama pahlawan nasional Indonesia lengkap beserta tanggal lahir dan wafatnya, penetapannya sebagai pahlawan Republik Indonesia dan daerah asalnya. Semoga info tentang nama nama pahlawan Indonesia diatas bermanfaat dan bisa menjadi ajang dalam mengenang jasa jasa mereka yang telah gigih berjuang demi kemerdekaan dan kebaikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan komentar